Tampilkan postingan dengan label Sandhy Sandoro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sandhy Sandoro. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Mei 2011

5 Penyanyi Muda yang Menciptakan Lagu Sendiri

Perkembangan musik Indonesia makin menggairahkan. Musik Indonesia semakin baik diterima di masyarakat Indonesia. Meskipun penjualan kaset dan CD mengalami penurunan yang drastis akibat RBT atau nada tunggu. Namun seiring dengan itu musisi-musisi baru bermunculan, banyak penyanyi-penyanyi atau grup band yang hilir mudik meramaikan peta permusikan Indonesia.
Menurut salah satu musisi terkemuka di Indonesia, di masa depan seorang penyanyi tidak hanya dituntut pandai menyanyi saja. Akan tetapi sang penyanyi harus pandai menciptakan lagu sendiri dan memproduseri albumnya. Wuih!!!
Nah, di Top 5 kali ini, ada lima penyanyi/grup yang masuk kriteria musisi masa depan. Hebatnya lagi mereka tergolong musisi muda! Cakap bernyanyi, jago buat lagu dan memproduseri albumnya! Siapa mereka? Ini dia….
1. Sherina


Penyanyi cantik Sherina telah mengelaurkan dua album dewasanya, Primadona dan Gemini. Hebatnya lagi kedua album ini diproduseri dan hampir semua lagunya diciptakan oleh Sherina. Meskipun album Primadona mendapat kritik yang keras. Sherina mampu bertahan dan membuktikannya di album Gemini.
Dari 11 lagu di album Gemini, Sherina menciptakan 10 lagu, sedangkan satu lagu adalah lagu ayahnya yang diaransemen ulang. Terbukti Sherina mampu menunjukkan kepiawaiannya dalam bernyanyi dan tentu saja menciptakan lagu.
Lagu seperti Cinta Pertama dan Terakhir, Simfoni Hitam dan Jalan Cinta terdengar begitu memukau dan berkelas dengan balutan piano. Begitu pun dengan lagu Pergilah Kau dan Semoga Kau Datang. Sisanya Sherina menghentak dengan lagu berirama cepat pop rock seperti Pikir Lagi dan Bukan Cinta Segitiga.
Di album Gemini ini, Sherina telah mengeluarkan 3 singel yakni Cinta Pertama dan Terakhir, Geregetan dan Pergilah Kau. Sedangkan singel Jalan Cinta dan Kubahagia telah ada sebelumnya sebagai OST Film Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi.

2. Sandhy Sondoro


Lelaki berkacamata ini memulai karir sebagai penyanyi jalanan di Jerman. Di kancah internasional, Sandhy sempat menjuarai festival penyanyi muda internasional New Wave 2009. Hebatnya di festival itu ia sempat membawakan satu lagu ciptaannya sendiri Meskipun begitu publik Indonesia belumlah terlalu mengenalnya.
Di Indonesia lagu Sandhy tergolong masih sedikit namun pesona lagu dan suaranya membuat kita patut bangga. Lagu Malam Biru dan Gejolak Cinta (duet dengan Indah Dewi Pertiwi), mulai mengangkat nama Sandhy ke jajaran musisi berbakat di Indonesia. Bangganya lagi Sandhy mampu tampil di Amerika atas undangan Diane Warren dan satu panggung dengan penyanyi kelas dunia. Sebut saja Celine Dion.

3. Bondan Prakoso


Penyanyi cilik yang bergelar “Si Lumba-lumba” ini rupanya tak main-main dalam bermusik. Tiga album telah ia buat bersama Fade 2 Black. Lagu-lagu yang ia buat pun memiliki nilai dan inspirasi bagi kaum muda. Tengok saja lagu Ya Sudahlah yang minggu-minggu ini merajai chart. Lagu ini memiliki pesan moral yang tak biasa yakni tetap optimis meski mimpi tak terwujud.
Di album terdahulu, Bondan sempat mencuri perhatian lewat lagu Keroncong Protol yang begitu nasionalis dan menggelitik. Selain itu ada lagu Xpresikan yang mengandung nilai humanis dan agamis namun tak menggurui. Bersama Fade 2 Black, Bondan telah menelurkan album Respect, album Unity dan yang teranyar album For All.

4. RAN

Trio RAN yang diambil dari nama personilnya yaitu Rayi, Asta dan Nino terus melaju dengan warna musik yang meremaja. Lagu-lagu di dua album mereka rata-rata diciptakan mereka bertiga. Lagu seperti Selamat Pagi hingga Bosan terdengar menyegarkan ditambah lagi dengan selingan rap yang khas anak muda sekali.
Di kancah penghargaan RAN berhasil menyabet penyanyi grup/duo terfavorit di ajang penghargaan anak-anak dan masuk nominasi di beberapa penghargaan musik seperti MTV Musik Indonesia dan Anugerah Musik Indonesia.

5. Dewi “Dee” Lestari


Setelah keluar dari grup Rita Sita Dewi (RSD), Dee membuat image baru sebagai penulis novel dan penyanyi. Kedua image tersebut mampu dibangunnya, Sebagai penulis, Dee telah melahirkan banyak karya seperti Supernova, Filosopi Kopi, Rectoverso dan Perahu Kertas. Sedangkan untuk album Dee mampu menunjukkan kepiawaianyya dalam mencipta lagu dengan lirik-lirik puitis. Ini terbukti di album Rectoverso. Lagu seperti Malaikat Juga Tahu terdengar begitu menyentuh dan puitis. Lagu Cicak di Dinding terdengar lucu dan romantis. Sedangkan lagu Selamat Ulang tahun terdengar begitu mengharu-biru.
Yap! Itulah 5 penyanyi muda yang selain pawai bernyanyi juga pawai menciptakan lagu. Kita berharap semakin banyak musisi-musisi di Indonesia yang berbakat dan mampu memberikan kebanggaan bagi Indonesia. Dan yang tidak kalah penting, setiap lagu yang mereka ciptakan memberikan sisi positif dan menginspirasi terutama bagi kaum muda kita!

Sumber : http://lomba.kompasiana.com/ib-1000-tulisan/2010/07/29/top-5-5-penyanyi-muda-yang-menyanyikan-lagu-ciptaan-sendiri/

Rabu, 27 April 2011

10 Musisi Indonesia yang " Go International "

Siapa sih yang gak suka musik?
Sepertinya hampir semua dari kita menyukainya dan bahkan mengkonsumsinya hampir setiap hari. Satu yang pasti, kita semua tentu sepakat, bahwa musik memang seperti sihir, yang bisa membuat kita hanya terdiam membisu menikmati setiap melodi indahnya.
Indonesia, negara kita ini, konon juga gudangnya musisi handal. Bahkan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, musik-musiknya kerap berkiblat ke kita untuk urusan ini. Melihat ini, tentu saja kita boleh bermimpi juga dong kalau suatu saat nanti, musik-musik Indonesia akan lebih terdengar gaungnya bahkan sampai menembus negeri Paman Sam sana :D
Ah ya, ini ada beberapa daftar musisi Indonesia yang sudah go international. Pasti sangat membanggakan, ya kan?? :D
1. Wisnu Witono Adhi

Mungkin belum terlalu banyak orang yang mengenal namanya. Namun, Wisnu telah berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan masuk 5 besar dalam ajang Norwegian Idol tahun 2006. Nggak tanggung-tanggung, ia pun memperoleh kesempatan untuk merilis album debutnya dengan single hits “Love Like That”.
2. Jessica Mauboy

Pernah nonton Indonesian Idol tahun 2008? Kalo ya, ingat kah dengan bintang tamu runner up Australian Idol tahun 2006? Ya, dialah Jessica Mauboy. Jessica, yang memiliki ayah yang berasal dari pulau Timor ini berhasil membawa inspirasi bagi warga Australia karena kesuksesannya dapat membawanya dari kehidupan sederhana di Darwin menjadi kesuksesan di Sydney. Baru-baru ini, ia mengeluarkan single terbarunya bertajuk “Get ‘Em Girls” berkolaborasi dengan Snoop Dogg. Karya-karyanya dapat dilihat di official websitenya: http://www.jessicamauboy.com.au/
3. Chandra Satria

Solois pria dari Indonesia ini konon berhasil merebut hati penikmat musik dari Malaysia melalui single pertamanya “Ingatlah Diriku”dengan Sheila Madjid, penyanyi Malaysia. Di sana, Chandra sempat diwawancara oleh banyak media terkemuka seperti TV3, Astro Awani, Berita Harian, Kosmo, Utusan Malaysia, Mangga Magazine, Hai Magazine, News Strait Times, Rentak Sejuta Online, Era Radio, Hot FM dan lain sebagainya
4. Muhammad Gunawan (Gugun) Blues Shelter

Pria yang kerap dipanggil Gugun ini memulai karirnya dalam dunia musik dengan membuat sebuah band bernama Gugun and the Bluesbug dan sekarang telah berubah nama menjadi Gugun and the Blues Shelter. Walaupun mungkin pecinta musik di tanah air kurang mengenalnya, Gugun cukup dikenal di kalangan pecinta blues mancanegara Bersama bass player John “Jono” Armstrong and drummer Aditya “Bowie” Wibowo mereka telah menjajah musik international. Dan karena bakatnya yg luar biasa Gugun mendapat julukan The Little Jimmy Hendrix.
5. Daniel Sahuleka

Pecinta musik soul era 80-90an gak akan lupa sama lagu “Don’t Sleep Away The Night” dari Daniel Sahuleka. Penyanyi yang pernah menikmati masa kecilnya di Semarang ini memilih untuk pergi ke negeri Belanda dan merintis karir musiknya disana. Darah Ambonnya dengan talenta bermusik sukses membuat Daniel Sahuleka tidak hanya dikenal karena kepopuleran lagunya, tetapi juga dengan musikalitas yang ia coba mainkan di setiap lagunya. Satu hal yang membuatnya tidak lupa adalah rasa kangennya dengan kota Semarang yang tidak akan pernah ia jumpai di kota manapun di dunia. Untuk melihat karya-karyanya, bisa diakses official websitenya di: http://www.sunflight.nl/
6. Dira J Sugandi
Nama Dira J Sugandi mungkin masih terdengar asing di telinga pecinta musik tanah air, namun tidak di telinga para pecinta jazz. Perempuan asli Bandung ini kerap manggung dalam konser bersama musisi jazz dunia. Salah satunya Incognito asal Inggris. Bahkan, produser tersohor Incognito, Jean Paul Bluey Maunick, adalah orang yang membimbing Dira hingga kariernya menjadi seperti saat ini. Dan sebentar lagi, Dira akan merilis albumnya sendiri yang bertajuk “Something About the Girl” di dalam negeri. Album yang telah lebih dulu rilis di London dan Tokyo ini dikabarkan akan berisi 11 lagu berbahasa Inggris dan 2 lagu bahasa Indonesia (Kami Cinta Indonesia ciptaan Harry Roesli dan Ku Cemburu gubahan Rieka Roslan).
7. The S.I.G.I.T

Ah ya, kali ini berbeda dengan daftar sebelumnya yang kebanyakan adalah penyanyi solo.. The S.I.G.I.T atau The Super Insurgent Group of Intemperance Talent adalah band indie asal Bandung yang sudah kerap kali manggung di negeri-negeri tetangga. The S.I.G.I.T yang dibentuk pada tahun 1997 ini merupakan potret band indie yang melek teknologi dengan memanfaatkan situs jejaring sosial untuk mengenalkan lagu-lagu mereka. Lewat dunia maya pula mereka akhirnya dikenal oleh salah satu pemilik label di Australia yang kemudian menawari band ini untuk membuat album THE S.I.G.I.T versi Australia.
8. Agnes Monica

Ya, Agnes Monica. Tidak perlu heran lagi memang, mengingat skill menyanyi dan menarinya yang luar biasa, Agnes menjadi penyanyi wanita yang terkenal di Asia. Pada tahun 2008, Agnes berhasil menjuarai Asia Song Festival 2008 di Seoul, Korea Selatan dengan gelar The Best Asian Artis dan The Best Performance. Tahun 2009, Agnes kembali ditunjuk sebagai wakil Indonesia dalam The 6th Asian Song Festival 2009 dan di event ini, ia menyanyikan single barunya yang belum diperdengarkan di tanah air: Temperature. Dan di 2011,

9. Sandhy Sondoro
Sandhy  pertama kali mengguncangkan dunia internasional melalui kemenangannya di festival penyanyi muda internasional New Wave 2009, Latvia. Sejak itu, kemampuannya makin diakui dunia internasional. Sandhy bahkan sempat bernyanyi sepanggung dengan penyanyi dunia sekelas Toni Braxton dan Gloria Estefan dalam acara “Dianne Warren and Friends” di Palladium Theater Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat.
10.  Anggun C. Sasmi

Ah, kalo yang ini pasti semua dari kita tau kan? Anggun, penyanyi wanita kelahiran 1974 ini telah merilis 4 album internasional, yakni Snow on the Sahara/Au nom de la lune, Chrysalis/Désirs contraires, Luminescence, dan Elevation. Salah satu kehebatan dari Anggun adalah, meskipun dia sudah menjadi milik Perancis, tetapi karyanya tidak pernah lepas dari sentuhan tradisi leluhurnya di Indonesia. Beberapa karyanya juga memakai bahasa Indonesia, dan satu project lagu bersama grup Deep Forest yaitu “Deep Blue Sea” juga memakai sentuhan irama Sunda dengan backing vocal ala penari kecak dari Bali. Prestasi-prestasinya sungguh banyak, antara lain: single dari album pertamanya “Snow on the Sahara” pernah menduduki posisi Top 5 pada UK Club Charts di Inggris (1999) dan terpilih sebagai lagu promo jam tangan mewah dunia, Swatch, terpilih sebagai duta PBB untuk Skim Mikrokredit (program pengentasan kemiskinan di seluruh dunia) , dll.
Nah, menarik-menarik kan profil sepuluh musisi yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional ini? Saya rasa masih banyak lagi musisi-musisi Indonesia yang go international. Anda mau menambahkan? :D